BP_Jakarta——-“Perempuan pejuang, mereka akan melahirkan anak- anak ideologis yang akan terus memperjuangkan dan melawan segala bentuk penindasan tirani. Camkan wahai rezim anti rakyat mereka akan berlipat ganda.” Ujar Puput seorang aktivis lingkungan dalam tulisannya “MELAWAN BELENGGU SEMEN”.
“Proses panjang perjuangan 9 ibu-ibu ini dari Pegunungan Kendeng ke Istana Negara untuk memasung diri dengan semen agar suara mereka didengar, mereka hanya menuntut rasa keadilan sosial bagi kehidupannya dan kelestarian lingkungannya.” Tambah Puput.
Abdon Nababan dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) berkomentar, “Siang ini saya menjadi salah satu saksi keberanian dan keteguhan hati 9 perempuan pejuang dari Pegunungan Kendeng yang kaki mereka dibenamkan ke dalam kotak semen sebagai simbol perlawanan terhadap izin eksploitasi yang dikeluarkan pemerintah di kawasan karst yang secara turun-temurun menopang kehidupan pertanian mereka.”
Ditambahkan Abdon, “Di Rembang para perempuan pejuang ini, dalam jumlah yang lebih besar, sudah 2 tahun bertenda hanya untuk meminta agar pemerintah menghentikan perusakan kawasan karst yang akan membunuh mereka selamanya sebagai petani.”
“Saya didaulat mewakili AMAN menyampaikan pesan solidaritas perjuangan rakyat Indonesia. Semoga perjuangan mereka berhasil. Salam setia-kawan! Mohon doa dan dukungan.” (FAI)
admin
Latest posts by admin (see all)
- Kesiapan Kader IMM Menghadapi Arus Politik Baru - April 29, 2026
- PFI Tetapkan Arah Strategis Tahun 2026 - April 25, 2026
- Integrasi Hak Kolektif Dalam Hukum Nasional - April 21, 2026
Berita Persatuan Menyajikan Berita Teraktual dan Terpercaya, Menghubungkan Persatuan di Seluruh Dunia