Sabtu , Juni 15 2024
Home / Wawancara / Tjohin Penerjemah Dan Pekerja Keras

Tjohin Penerjemah Dan Pekerja Keras

BP, Padalarang — Sabtu siang (3/6/2023) panas begitu menyengat. Tjohin alias Hasan tetap giat bekerja di proyek kereta cepat.

Tjohin lahir di Dabok Singkip Kepulauan Riau, pada tahun 1966. Ia dikenal sebagai orang yang rendah hati, mudah bergaul dan ringan tangan. Hasan adalah nama barunya sejak menjadi muslim belasan tahun silam.

Hasan bekerja sebagai penerjemah sudah 10 bulan. Memang banyak pekerja asal Tiongkok yang bekerja di proyek kereta cepat. Pada bulan-bulan awal Hasan juga membantu kerja teknis di lapangan, memonitor penarikan kabel komunikasi, penggalian, membuat CCTV dan instalasi terkait sinyal dan komunikasi pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Pada saat cuaca ekstrim, Hasan kerja di atas rel, hujan panas dilalui dengan perlindungan seadanya namun tetap mengutamakan keselamatan kerja.

Hasan meskipun bukan mengurusi bidang HSE (health, safety, environment) namun jiwanya tetap mengutamakan keselamatan, hal ini sering diberitahukannya kepada pekerja tenaga kerja asjng maupun lokal.

Meskipun sudah tidak terbilang muda, namun tenaganya tidak kalah dengan yang muda, per hari Hasan bisa berjalan 8 sampai 10 kilometer.

Dirasakannya dari proyek ini Hasan mengambil banyak pengalaman. “Kekompakan tim menjadi kunci suksesnya suatu pekerjaan,” ujar Hasan.

“Saya ingat ada yang sampai pingsan karena kecapekan, dan itu menjadi evaluasi untuk kerja berikutnya, jadi harus direkrut orang-orang yang kuat jasmani rohani,” ungkapnya.

Karena pekerjaan yang sulit Hasan kerap menyosialisasikan tentang manajemen logistik terutama perbekalan air minum harus cukup agar tak mudah dehidrasi.

Pesan Hasan untuk para pekerja proyek kereta cepat agar sebelum bekerja sarapan terlebih dahulu, istirahat yang cukup serta bekerja dengan hati agar kualitas kerja terus terjaga.

(FAI)

About admin

Check Also

Alfred Sitorus Potret Semangat di CFD

BP, Jakarta — (24/06/18) Ditemui di kawasan Mall Sarinah Jl. M. H. Tamrin No. 11 …