Selasa , Maret 2 2021
Home/Nasional/Di Manokwari Presiden Luncurkan Lima Program Bantuan

Di Manokwari Presiden Luncurkan Lima Program Bantuan

BP_Jakarta——-Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerja ke Manokwari, Papua Barat, Selasa, 5 April 2016, menyerahkan lima program bantuan, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas Berat (ASPDB), Asistensi Sosial Lanjut Usia (ASLU), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Beras untuk Rakyat Sejahtera (Beras Rastra). “Program Keluarga Harapan menjadi bukti komitmen Pemerintah dalam memberikan bantuan sosial kepada warga,” ujar Presiden di Dermaga AL Biryosi, Sanggeng, Manokwari.

Pemerintah, menurut Presiden, meningkatkan PKH menjadi Rp9,98 triliun pada tahun 2016, dari sebelumnya hanya Rp5,6 triliun. Sedangkan besarannya berbeda bagi setiap keluarga, tergantung pada kondisinya masing-masing, seperti sirilis Tim Komunikasi Presiden, Sukardi Rinakit.

Dalam kesempatan ini, Presiden berpesan agar program bantuan ini digunakan sebaik-baiknya dan jangan dipakai untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. “Harus digunakan untuk pendidikan anak, untuk kesehatan anak,” tegas Presiden.

Sementara itu, bagi warga penyandang disabilitas berat, Pemerintah memberikan bantuan dalam skema ASPDB. Besarnya dana yang diperoleh oleh setiap orangnya sebesar Rp300 ribu per bulan yang dicairkan setiap empat bulan sekali.

Sedangkan ASLU yang diperuntukan bagi warga lansia menunjukkan sebuah penghormatan dan penghargaan dari Negara kepada warga lanjut usia agar dapat menikmati hidup dengan tenang dan wajar. Sementara itu, Beras Rastra merupakan hak bagi warga yang kurang mampu, sehingga jangan sampai salah dalam penyalurannya.

Tidak ketinggalan, untuk menjamin agar anak-anak di Manokwari dapat mengenyam pendidikan formal, dalam kunjungan kerjanya kali ini, Presiden membagikan KIP. Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Penyaluran KIP sasaranya untuk SD di Papua Barat sebanyak 93.280 siswa, SMP sebanyak 34.068 siswa, SMA sebanyak 9.735 siswa, dan SMK sebanyak 13.386 siswa.

Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bahwa bantuan sosial PKH di Papua Barat baru terealisasi di tiga kabupaten/kota dari 13 kabupaten/kota, dan ditargetkan pada bulan Juni 2016 seluruh kabupaten/kota sudah menerima semuanya.

Sementara itu, untuk bantuan disabilitas tercatat ada 121 orang di Papua Barat dan 52 orang di Manokwari. Nilai bantuan PKH di Papua Barat totalnya sebesar Rp31,4 miliar, bantuan disabilitas total mencapai Rp435,6 juta, bantuan lansia untuk 250 orang senilai Rp600 juta, dan total bantuan sosial di Papua Barat senilai lebih dari Rp150,85 miliar. (RWN. Sumber: Humas Kemensetneg)

The following two tabs change content below.

admin

Latest posts by admin (see all)

About admin

Check Also

Rajinnya Selvi. Gadis Mungil Di Posko SARMMI

BP, Mamuju — Namanya Selvi. Si cantik ini tiap hari membantu posko SARMMI. Padahal kami …