Minggu , November 28 2021
Home / Info komunitas / Mengenang Bang Djauhar Arifin

Mengenang Bang Djauhar Arifin

BP_Jakarta——-Jum’at malam (25/3/2016) sekitar pukul sebelas beredar pesan berita duka cita melalui WA, Innalilahi wa’inna ilahi roji’un.. sahabat kita djauhar jam 22.10 tlh meninggal dunia.. semoga arwahnya ditrima allah swt, diampuni segala dosanya… dan smoga khusnul khatimah..aamiin yra.

Membaca pesan tersebut saya teringat dua bulan sebelumnya sempat membesuk bang Djauhar bersama teman-teman di rumahnya. Beliau memang sosok yang hebat. Semangat hidupnya tinggi. Kesabarannya begitu luar biasa. Allah uji dengan penyakit kanker paru-paru stadium 4, namun tidak terlihat sedikit pun ungkapan mengeluh dan rasa sakit dari raut wajahnya. Kami yang membesuknya masih bisa diajak tertawa dengan obrolan lucu khas Beliau. “Saya sedang menjalani kemo di rumah sakit dharmais, minta doanya yah abang-abang.” begitu ungkapnya.

Bang Djauhar adalah alumni SMA 7 Jakarta lulusan tahun 1973. Kami di sevenist mengenalnya sebagai senior yang baik, santun, rajin silaturahim, aktif di kegiatan sosial, pengajian, humoris dan penuh canda. Siapapun diantara kami yang pernah berinteraksi, pasti terkenang dengan candaan lucu khasnya. Meskipun terkenal kocak, beliau tipikal orang yang bekerja penuh keseriusan jika terlibat dalam kepanitiaan. Belasan tahun mengurus santunan ramadhan sebagai Bendahara, dijalani dengan penuh amanah dan tanggung jawab. Kerjanya begitu ikhlas, tidak neko-neko, anti berkonflik dan tak malu meminta pertolongan kepada yang muda bila ada hal yang tidak bisa dia lakukan. Kami juniornya yang tepaut jauh dari segi usia, selalu dipanggil bang, mas ataupun mba. Lewat sikapnya, kami banyak banyak belajar.

Sabtu 26 Maret 2016, ratusan alumni SMA 7 Jakarta dari belasan angkatan memenuhi rumah duka yang terletak di jalan Potlot III, Duren Tiga Pancoran. Kami bersama-sama ikut mensholatkan jenazah almarhum kemudian mengantarkan ke pemakaman TPU Jeruk Purut. Begitu banyak yang merasa kehilangan. Selamat jalan bang Djauhar. Semoga Allah memberikan ampunan dan rahmat untuk Beliau. (Isro)

The following two tabs change content below.

About admin

Check Also

Gebyar Peringatan Maulid Nabi Dan Temu Kangen Kembali Diadakan Di Gang Buaya

BP, Jakarta — Di tengah ibukota, pesatnya pembangunan membuat wajah sebuah kampung bernama Karet Tengsin …