Kamis , Oktober 11 2018
Home / English Article / Habib Umar Al Hafiz: Jangan Mencaci dan Terlalu Memuji Calon Pemimpin

Habib Umar Al Hafiz: Jangan Mencaci dan Terlalu Memuji Calon Pemimpin

BP, Sumedang — Multaqo Ulama Internasional digelar Sumedang, Jawa Barat. Menurut keterangan Humas Pondok Pesantren Internasional Terpadu Asy-Syifaa Walmahmudiyyah, H. M. Endang Hasanuddin acara Multaqo Ulama Internasional Ke-12 ini diselenggarakan oleh Majlis Muwasholah Baena Ulama Almuslimin dilaksanakan pada Rabu Tanggal 1 Shafar 1440 H / 10 Oktober 2018 M di Pondok Pesantren Islam Internasional Terpadu Asy-Syifaa WalMahmudiyyah di Kampung Simpang, Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Jawa Barat Indonesia.

“Sebagai narasumber pada acara tersebut adalah Yang Mulia Al Alim Al ‘Allaamah Adda’i ilallah Al Habib Umar Bin Muhammad Bin Salim Bin Hafidz,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut Habib Umar bin Hafidz berkata, “Tinggalkan kancah panasnya pemilu di wilayah kalian, jadilah penyejuk dari jiwa yang berpecah belah dan gundah, biarkan muslimin memihak pada pilihannya masing-masing, jangan mencaci siapapun dari calon pemimpin kalian dan jangan pula terlalu memuji-muji salah satunya, tetaplah bijaksana dalam kedudukan yang menghargai semua kelompok. Jangan ternodai dengan permusuhan antara pendukung masing-masing.

Ketahuilah dakwah Nabi Muhammad SAW sudah ada sebelum kancah persaingan ini ada, dan dakwah Nabi Muhammad SAW akan terus ada hingga seluruh kepemimpinan ini sirna, maka jangan larut dalam permusuhan dan jangan pula terpengaruh dalam keruhnya persaingan, rukunlah walau berbeda pendapat.

Tenanglah dengan keputusan Allah SWT, teguhlah dalam niat agung dalam penjernihan umat. Selalulah dalam tuntunan kedamaian bagi masyarakatmu,” seru ulama asal Yaman yang juga merupakan
Rektor Pusat Studi Islam Darul Musthofa Tarim Yaman.

(RWN)

The following two tabs change content below.

About admin

Check Also

Indonesia Coal Mining

BP_Jakarta——-Expansion in mining sector keeps on going, depriving the sources of people’s lives. In the …