Bp_Purworejo——-Hujan lebat yang turun sejak Sabtu (18/6/2016) siang hingga malam hari telah menyebabkan bencana banjir dan longsor yang luas di 16 kabupaten/kota di Purworejo, Banjarnegara, Kendal, Sragen, Purbalingga, Banyumas, Sukoharjo, Kebumen, Wonosobo, Pemalang, Klaten, Magelang, Wonogiri, Cilacap, Karanganyar, dan Kota Solo, Jawa Tengah.
Tim dari Mapala Stacia UMJ, Fauzan, Thabrani, Popo Dan Noval yang tergabung dalam SARMMI (SAR Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia) melaporkan langsung kejadian dari lapangan.
Tim SAR telah banyak dikerahkan dari berbagai elemen, mulai dari pemerintah, BASARNAS, BNPB, BPBD serta dari Mahasiswa Pecinta Alam yang tegabung dalam SEKBER PPA DIY. Mapala STACIA Universitas Muhammadiyah Jakarta sendiri berposko di Mapala MAPASURI Universitas Muhammadiyah Purworejo. Pergerakan tim terbagi dari 5 desa yang terkena dampak bencana yakni, Desa Butuh, Caok, Donorati, Jelok dan Sidomulyo. Tim terfokus di Desa Sidomulyo dengan data 9 rumah hancur dengan tanah, 12 rusak berat dan 5 rusak ringan. Sementara dikabarkan korban meninggal ada 4 orang yang sudah dievakuasi dan dimakamkan.
Menurut Mas Jembar sebagai salah satu perwakilan tim potensi menuturkan bahwa Di Desa Sidomulyo saat ini masih membutuhkan bantuan sarana infrastruktur aliran air bersih, obat-obatan, bantuan perlengkapan tidur dan alat pendidikan, karena saat ini Di Desa Sidomulyo masih sedikit bantuan yang diterima.
Selain itu, perlu dilakukan penelitian mengenai mitigasi pergerakan tanah di daerah rawan longsor untuk memberikan kesadaran masyarakat mengenai daerah mereka yang sebenarnya sangat rawan untuk dijadikan sebagai permukiman penduduk.
“Untuk operasi pencarian korban hilang di Desa Donorati dihentikan dengan berbagai macam pertimbangan yang ada. Dengan kondisi 2 korban masih hilang. Namun untuk di Desa Sidomulyo sekarang dilakukan briefing seperti apa tindak lanjutnya,” tutup Fauzan. (FAI. Foto: Fauzan Stacia UMJ)
admin
Latest posts by admin (see all)
- Ramadan Yang Sibuk Buat SAPTA PALA - Maret 27, 2025
- Peneliti BRIN Amati Keanekaragaman Burung Di Bukit Batu Riau - Maret 23, 2025
- BPDB Jakarta Perkuat Kemitraan Penanggulangan Bencana di Wilayah Aglomerasi - Maret 13, 2025