BP_Jakarta——-Pagi hari (15/9/2015) ribuan guru honorer memenuhi jalan Gatot Subroto, tepatnya di depan gedung MPR / DPR. Barisan memanjang dari jalan di depan gedung TVRI sampai MPR RI. Ada 10 tuntutan yang mereka usung.
Menurut koordinator Forum Solidaritas Guru Jakarta (FSGJ) Wahyuddin,S.Sos.I, S.Pd secara umum aksi ini mendukung penuntasan honorer menjadi CPNS. Wahyu berpandangan gaji honorer 100-300 ribu tidak layak. Masa dari Jakarta diperkirakan 1000 dari 7000 masa keseluruhan.
Berikut sepuluh tuntutan dari aksi gabungan demo guru honorer:
1. Moratorium ASN (aparatur sipil negara) reguler untuk tuntaskan tenaga honorer
2. Berikan upah layak bagi honorer sebesar UMP (upah minimum propinsi)
3. Terbitkan regulasi tentang penuntasan honorer K2 (kategori 2) menjadi ASN (aparatur sipil negara)
4. Tingkatkan kesejahteraan tenaga honorer dalam APBD di daerah provinsi, kabupaten dan kota, berikan jaminan kesehatan melalui peserta PBI (penerima bantuan iuran)
5. Tetapkan ANJAB (analisis jabatan) dan ABK (analisis beban kerja) untuk tenaga honorer
6. Angkat seluruh tenaga honorer menjadi PNS
7. Beri kesempatan sertifikasi
8. Tolak Ujian Kompetensi Guru
9. Hapus Keputusan Menteri Petunjuk Teknis Tunjangan Profesi Guru
10. Cabut Permen PAN-RB No. 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya
Kepala Polres Jakarta Pusat Komisaris Besar Hendra Prabowo memaparkan bahwa kepolisian menerjunkan sekitar 500 personel untuk mengamankan aksi penyampaian pendapat di Gedung DPR RI. Aksi ini berlangsung dari 15 – 16 September 2015. (FAI)
[Best_Wordpress_Gallery id=”1″ gal_title=”Sepuluh Tuntutan Disampaikan Ribuan Guru Honorer Depan DPR”]admin
Latest posts by admin (see all)
- Ramadan Yang Sibuk Buat SAPTA PALA - Maret 27, 2025
- Peneliti BRIN Amati Keanekaragaman Burung Di Bukit Batu Riau - Maret 23, 2025
- BPDB Jakarta Perkuat Kemitraan Penanggulangan Bencana di Wilayah Aglomerasi - Maret 13, 2025