BP, Surakarta — Mimpi panjang kini terwujud. Mahasiswa Muslim Pecinta Alam (MALIMPA) Universitas Muhammadiyah Surakarta mengawalinya dari Mongolia.
Puncak tertinggi Mongolia berhasil digapai tim MALIMPA UMS International Expedition (MUIE), Rabu (19/09/2018).
Setelah sempat diterjang badai dan suhu ekstrim -21°C, dua anggota MALIMPA Iqbal Nurii Anam (NIA 16.33.006 MPA), Ajeng Nutri (NIA 14.32.003 MPA) sukses mengibarkan bendera Indonesia dan bendera Universitas Muhammadiyah Surakarta di Puncak Khuiten 4374 mdpl, Taman Nasional Altai Tavan Bogd, Mongolia.
Potanin glacier sepanjang 14 kilometer menjadi saksi bisu perjuangan penjelajah muda pertama dari Indonesia yang menapakan kakinya di puncak tertinggi Mongolia. Pendakian ini tak lepas dari berbagai kendala, salah satunya Ajeng Nutri sempat mengalami gejala frostbite atau radang dingin kondisi di mana jaringan tubuh membeku dan rusak oleh paparan suhu rendah pada jari kelingking dan jari manisnya.
Sekembalinya dari gunung tim MUIE melanjutkan kegiatan riset khazanah Islam di Suku Kazakh Nomads selama beberapa hari sampai kembali pulang ke Indonesia pada tanggal 27 September 2018.
(FAI)
admin
Latest posts by admin (see all)
- Ramadan Yang Sibuk Buat SAPTA PALA - Maret 27, 2025
- Peneliti BRIN Amati Keanekaragaman Burung Di Bukit Batu Riau - Maret 23, 2025
- BPDB Jakarta Perkuat Kemitraan Penanggulangan Bencana di Wilayah Aglomerasi - Maret 13, 2025