BP, Tangerang — Suara takbir berkumandang selepas shalat isya berjamaah (31/08/2018) dari Masjid At- Tawwab di komplek perumahan kami. Lantunan suara sekitar 300 orang jamaah tersebut mengingatkan pada suasana takbiran menjelang Idul Fitri/Idul Adha.
Imam kemudian mengajak jamaah untuk bersama-sama melaksanakan shalat khusuf (gerhana bulan) sebagaimana tuntunan Rasullulah SAW ketika terjadi gerhana di masa beliau hidup.
Bacaan surat yang panjang membuat kaki cukup pegal, sedikit membuat suasana batin agak sedikit kurang khusyu, dan kemudian agak membuat tersedak hingga air mata mulai mengalir, ketika membayangkan bagaimana Rasullullah SAW menghabiskan surat Al Baqarah dan Ali Imron bahkan hingga surat An Nisaa dalam satu rakaat, sehingga disebutkan kaki beliau bengkak, dan itu semua untuk menunjukan rasa syukur atas berbagai karunia Allah SWT.
Dalam khutbahnya, khatib menekankan hadits yang terkait dengan amalan ketika gerhana, yaitu berdo’a, bertakbir, shalat dan sedekah.
Selepas shalat, alhamdullillah masih sempat menyaksikan fenomena alam tersebut, meskipun tidak leluasa karena sebagian tertutup awan.
(Yus Rusila Noor. Jamaah Masjid At-Tawwaab, Larangan Indah, Kota Tangerang, Banten)
admin
Latest posts by admin (see all)
- Ramadan Yang Sibuk Buat SAPTA PALA - Maret 27, 2025
- Peneliti BRIN Amati Keanekaragaman Burung Di Bukit Batu Riau - Maret 23, 2025
- BPDB Jakarta Perkuat Kemitraan Penanggulangan Bencana di Wilayah Aglomerasi - Maret 13, 2025