BP_JAKARTA——Ahmad Baihaqi yang akrab dipanggil Abay bercerita. Selain mengabadikan kehidupan liar di Jakarta, Abay dan kawan-kawan memiliki program Geledah Jakarta. Lebih dari 80 titik kawasan hijau di Jakarta mereka amati. Tujuannya sederhana, mengidentifikasi keanekaragaman hayati Jakarta. Pada peringatan hari Bumi beberapa keluarga mengisi liburan dengan mengamati sekitar, mereka disiapkan meja jalan, peta, binokuler, alat tulis untuk memetakan keanekaragaman hayati di Hutan Kota Srengseng, Jakarta Barat. Isharyadi Basori salah satu kepala keluarga asal Tangerang jauh jauh datang untuk mengajak keluarganya rekreasi dengan disertai edukasi, sebelumnya Isharyadi pernah melakukan pengamatan burung di Jakarta ketika aktif di Mapala. Isharyadi mengidentifikasi 65 jenis burung dalam sebulan. “Burung berfungsi sebagai penyebar biji sehingga pohon tumbuh dimana mana.” imbuh Sis, panggilan Isharyadi. Abay mengamati biodiversity perkotaan. Ia mengamati burung, capung, kupu-kupu, reptil, amphibi serta mamalia. Harapan Abay agar banyak lagi pelajar yang ikut serta mencintai lingkungan dengan melakukan tindakan nyata. Abay sendiri kini aktif sebagai anggota Pengamat Burung Biological Bird Club “Ardea” Fakultas Biologi Universitas Nasional, Ia menjabat divisi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Untuk di luar kampus Abay juga sebagai Anggota Indonesia Wildlife Photography, Jakarta Birdwatcher Society dan Biodiversty Warriors dari Yayasan KEHATI. (FAI)
admin
Latest posts by admin (see all)
- Ramadan Yang Sibuk Buat SAPTA PALA - Maret 27, 2025
- Peneliti BRIN Amati Keanekaragaman Burung Di Bukit Batu Riau - Maret 23, 2025
- BPDB Jakarta Perkuat Kemitraan Penanggulangan Bencana di Wilayah Aglomerasi - Maret 13, 2025