Sabtu , Maret 6 2021
Home/Info komunitas/Nostalgia Stacia Jelajah Sulawesi 1995.

Nostalgia Stacia Jelajah Sulawesi 1995.

Foto: Cepot melintas dari Bawakaraeng ke Lompobatang.

BP_Jakarta——-Pada tahun 1995 Mapala STACIA Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) melakukan pendakian 12 puncak gunung di Sulawesi. Budi Rahmad salah satu anggota tim ekspedisi menceritakan kisahnya kepada Berita Persatuan.

Dikenangnya pada bulan Juni tahun 1995, Budi berangkat bersama dua tim, Tim Tengah dan Tim Selatan. Tim Tengah mendaki Gunung Katoposo, Nokilalaki, Sojol, Rorekatimbu dan beberapa yang lainnya. Ketua Tim Tengah dipimpin oleh Bela Kirali, sementara Tim Selatan dipimpin Agus Supadmo. Tim Selatan mendaki Gunung Bawakaraeng, Latimojong, Ganda Dewata, Lompobatang.

Budi memaparkan ketika itu tim juga menambah dua goa sebagai bonus, yakni Goa Siluman dan Goa Anjing. Budi yang akrab dipanggil Cepot mengungkapkan bahwa dia banyak belajar melawan ego, serta belajar kebersamaan dalam tim.

Cepot menceritakan bahwa gunung paling sulit adalah Ganda Dewata. Perjalanan menuju puncak mencapai lima hari perjalanan. Diakuinya bahwa perjalanan Gunung Ganda Dewata memang jauh, menggapai H nol-nya saja memakan waktu satu hari sendiri.

Ketika di Lompobatang Cepot dan tim menanam logistik agar beban tak terlalu berat. Dikenangnya bahwa hujan tak berhenti sampai turun pendakian. Entah apa yang terjadi, kejadian langka menimpa Cepot, ia tak bisa bicara ketika di puncak.

Semua catatan perjalanan itu menjadi kenangan berharga. Cepot menghimbau kepada generasi muda agar terus belajar dimanapun berada. Karena pelajaran di alam tidak didapatkan di bangku kuliah. (FAI)

The following two tabs change content below.

admin

Latest posts by admin (see all)

About admin

Check Also

Sejak 90’an FIPI Masih Berbakti Untuk Ummat

BP, Jakarta — Sore hari di 30 Ramadhan 1440, remaja FIPI (Forum Istiqomah Pemuda Islam) …