Jumat , Oktober 30 2020
Home / Nasional / Brigade Jawara Betawi 411 Mengantisipasi Potensi Bentrok Massa Pengawal Sidang Ahok

Brigade Jawara Betawi 411 Mengantisipasi Potensi Bentrok Massa Pengawal Sidang Ahok

BP_Jakarta——-Sekira pukul 07.42 WIB, Selasa (3/1/2017) di jalur bus way jalan RM Harsono (depan gedung Kementan), Jakarta Selatan terjadi kericuhan antar pendukung GNPF MUI dengan pendukung terdakwa kasus penistaaan agama Basuki Cahaya Purnama (Ahok).

Insiden ini bermula saat salah satu mobil rombongan pendukung GNPF MUI melintas didepan massa pendukung Ahok kemudian diteriaki. Aparat kepolisian pun segera melakukan tindakan pengamanan dengan membuat blokade.

Melihat kondisi yang terjadi, sebagai salah satu komponen petugas keamanan massa pendukung GNPF MUI, Brigade Jawara Betawi 411 yang berada tidak jauh dari lokasi kericuhan langsung melakukan tindakan antisipasi. Pasukan berseragam pangsi ini langsung masuk ke tengah kerumunan membantu aparat keamanan dalam menenangkan massa.

“Entah siapa pelakunya, situasi tambah memanas ketika ada botol air mineral yang terlihat dilemparkan dari kerumunan massa berseragam kotak – kotak. Kami melihat situasi ini berpotensi terjadi bentrokan. Sehingga kami bergerak cepat melakukan antisipasi. Para jawara Betawi langsung berkoordinasi dengan petugas keamanan GNPF MUI yang lain dan juga Bapak-bapak polisi,” ungkap Haji Basir Bustomi selaku Panglima Brigade Jawara Betawi 411 kepada Berita Persatuan di tengah berlangsungnya aksi pengawalan sidang.

Lebih lanjut guru silat tradisional Betawi aliran Beksi ini menceritakan bahwa dirinya sampai naik ke kap mobil untuk membuka jalan sehingga mobil dapat melintasi barisan massa pendukung Ahok. “Alhamdulillah kami bersyukur kericuhan tidak berlangsung lama dan situasi berangsur kondusif,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui Brigade Jawara Betawi 411 ini terlibat membantu pengamanan sejak Aksi Bela Islam II hingga pengawalan persidangan kasus penistaan agama. Keberadaan para pesilat tradisional ini selain berperan melindungi para ulama juga menjaga keamanan kota Jakarta sebagai kampung warga Betawi. (MIR)

The following two tabs change content below.

admin

About admin

Check Also

Pejuang Hak Agraria Itu Telah Berpulang

BP, Batang — Telah meninggal dunia pada Senin sore (25 Mei 2020) di Rumah Sakit …