BP, Banten — Nama Desa Tanjung Burung, Kec. Teluk Naga, Tangerang, Banten makin mengemuka. Di hilir desa tersebut kini semakin banyak pohon bakau ditanami Guntur Muhammad dan rekan-rekannya.
Tabur Mangrove (TM) bekerjasama dengan Kelompok Stacia Hijau (KSH) kerap bekerjasama menanam, membersihkan sampah di sungai dengan mengajak Mahasiswa, pelajar, masyarakat umum dan yang lainnya.
Tak hanya sampai disitu, mereka membangun mushola, MCK, ke depan akan ada lagi yang dilakukannya.
Sebelumnya TM serta KSH menjadi wadah pembelajaran bagi Mahasiswa Pecinta Alam Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia khususnya bidang konservasi.
Kini mereka melakukan kegiatan qurban bersama warga sekitar (1/9/2017). Yang unik dari kegiatan ini, ketika potongan daging dibungkus beberapa helai daun, alasannya sederhana, “zero waste” atau nol sampah.
Hal ini sebetulnya pernah dilakukan sebelum ditemukannya plastik. Masyarakat membungkus ikan untuk dijual dengan daun, hasilnnya lebih segar, mengurangi amis dan ramah lingkungan.
Junaidi salah seorang aktivis sekitar, mengaku terkesan terhadap kegiatan ini. Menurutnya, pembagian daging dibungkus daun jati, akan lebih mudah terurai oleh tanah.
Sebagaimana diketahui, sampah menjadi musuh bersama warga di muara Sungai Cisadane ini, tiap hari berton-ton sampah melewati Desa Tanjung Burung dari Bogor melalui Tangerang sampai bermuara ke laut Jawa.
Kulminasi masalah tadi melahirkan ukhuwah Islamiyah, dengan mencari solusi kegiatan nol sampah. Kegiatan ini juga melibatkan peran serta aktif remaja masjid dan majelis ta’lim desa.
“Dalam sebuah group WA para ustadz sekitar ingin melakukan hal serupa yakni membungkus daging dengan daun jati,” papar Guntur aktivis TM.
(FAI)
admin
Latest posts by admin (see all)
- Ramadan Yang Sibuk Buat SAPTA PALA - Maret 27, 2025
- Peneliti BRIN Amati Keanekaragaman Burung Di Bukit Batu Riau - Maret 23, 2025
- BPDB Jakarta Perkuat Kemitraan Penanggulangan Bencana di Wilayah Aglomerasi - Maret 13, 2025