Rabu , Oktober 31 2018
Home / Jabodetabek / Terik Matahari, Debu Jalanan dan Imigran di Kalideres

Terik Matahari, Debu Jalanan dan Imigran di Kalideres

BP, Jakarta — Siang yang cerah dan terasa gerah (19/3/2018) Jalan Peta Selatan, Kalideres, Jakarta Barat tepatnya di depan Kantor Imigrasi (Rumah Detensi), berjejer puluhan tenda yang berdiri seadanya di atas trotoar. Ratusan imigran berada di jalan karena kapasitas penampungan imigrasi tak lagi bisa menampung mereka. Miris melihat perempuan dan anak-anak tertidur di tepi jalan yang panas dan berdebu.

Biasanya ada relawan dari Komunitas Selasih yang menkoordinir bantuan, tetapi siang itu para relawan tidak ada karena biasanya mereka hadir pada sore hari.

Johan Sunjaya, warga Jalan Setia Kawan, Roxy yang menemani BP di lokasi, bercerita sebelumnya ia pernah menyalurkan bantuan untuk ibu hamil (bumil) asal Afghanistan yang baru melahirkan. Senin siang itu Johan kembali datang membawa bantuan untuk dibagikan kepada para imigran. Lelaki 39 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai ojek online ini terpanggil untuk peduli. Ini kesempatan kedua ia salurkan bantuan dari para dermawan kepada bumil imigran.

Saat itu seorang imigran asal Ethiopia Muhammad Ahmad, mengantar Johan ke beberapa bumil. Bantuan dari donatur telah diterima langsung oleh Yasmin istri Abdi Nashir asal Somalia, Aida asal Ethiopia, dan Aminah asal Ethiopia.

Trotoar di depan Rumah Detensi Imigrasi Kalideres, Jakarta Barat, menjadi tempat tinggal ratusan pengungsi yang mencari suaka dari Afghanistan, Sudan, Somalia, Ethiopia.

Keberadaan mereka di sana sudah lama. Imigran asal Ethiopia, Muhammad Ahmad menjelaskan ia sudah hampir 2 bulan berada di sana. “Di sini sehari makan sehari tidak,” tuturnya menjelaskan kondisi para imigran.

(RWN)

The following two tabs change content below.

About admin

Check Also

WARGA TERDAMPAK JALAN TOL CIJAGO  TOLAK BESARAN GANTI KERUGIAN

Warga Terdampak Jalan Tol Cijago Tolak Besaran Ganti Kerugian

Depok, 14/08/18. Forum Tol Cijago Tanah Baru mengeluarkan press release nya. Pasalnya Proyek TOL CIJAGO …