Kamis , Mei 9 2019
Home / Nasional / Pemilu dan Fenomena Rakyat Dalam Memilih

Pemilu dan Fenomena Rakyat Dalam Memilih

BP, Jakarta — Rakyat Indonesia memilih pemimpinnya pada hari ini (17/4/2019). Sejak pagi, masyarakat mendatangi TPS untuk memilih wakil rakyat, presiden dan wakil presiden. Pada Pemilu 2019, pemilihan anggota DPRD propinsi, DPRD kota/kabupaten, DPR-RI, DPD-RI dan pasangan presiden-wakil presiden dilakukan secara serentak.

Diki, warga Rusun Tipar Cakung, Jakarta Timur mengaku agak bingung memilih siapa caleg pilihannya. Akhirnya ia memilih lambang parpol saja. “Saya bingung mau pilih caleg yang mana. Akhirnya saya coblos PKS. DPD saya bingung yang mana akhirnya saya pilih yang nomor satu, Abdul Azis. Untuk presiden dan wapres ga usah ditanya deh. Nomor dua lah,” jelas lelaki berusia 25 tahun ini sambil tertawa.

Sementara itu, seorang ibu berusia 70 tahun Hajah Hana mengaku ia memilih logo PPP untuk DPR RI, caleg Dany Anwar dari PKS untuk DPRD, Fahira Idris untuk DPD dan Prabowo – Sandi sebagai capres cawapres pilihan. “Ibu ga tega sama PPP. Jadi tetap pilih petiga. Untuk DPRD pilih yang jelas aja, Dany Anwar PKS. Fahira juga sudah jelas perjuangannya,” ujar nenek dari Karet Tengsin, Jakarta Pusat ini menjelaskan pilihannya untuk DPR-RI, DPRD dan DPD-RI.

Fenomena pemilih muda seperti Diki di Cakung Jakarta Timur yang mengaku bingung siapa caleg pilihannya menunjukkan perlunya terobosan para caleg dalam sosialisasi program mereka agar masyarakat bisa semakin yakin terhadap pilihannya. Sementara fenomena ibu Hana menunjukkan pilihan presiden dan parpol tidak selalu sejalan. Ada pemilih yang memilih calon presiden yang berbeda dengan calon presiden yang diusung partai pilihannya.

(RWN)

The following two tabs change content below.

About admin

Check Also

Sambil Berbakti Sosial, PAS JALAK 7 Sosialisasi Tata Cara Pencoblosan

BP, Bogor — Tidak membutuhkan waktu yang relatif lama, dua pekan setelah pelaksanaan kegiatan Bakti …