Senin , Oktober 8 2018
Home / Nasional / Paralayang Indonesia Kehilangan Franky Kowaas

Paralayang Indonesia Kehilangan Franky Kowaas

BP, Palu — Tiga atlet paralayang Sulawesi Utara, Petra Mandagi, Glen Mononutu dan Franky Kowaas hilang dalam musibah gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Mereka berada di Hotel Roa Roa bersama tujuh atlet dan kru lainnya saat gempa disusul tsunami menghantam Palu dan Donggala, Jumat (28/9/2018) lalu.

Keluarga tiga atlet dan kru yang hilang terus berupaya mencari kabar sanak keluarga mereka. Akhirnya pada Selasa siang (2/10/2018) jenazah Franky ditemukan.

Ungkapan duka mengalir dari kawan kawannya Franky Kowaas, salah satunya dari pendaki gunung senior, Dondy Rahardjo yang akrab dipanggil Djadjo, dalam ungkapan bela sungkawanya di facebook. “Selamat jalan sahabat, semoga mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan. RIP Franky Kowaas, dan bagi keluarga yang ditinggalkannya diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi semua ini,” tulis Djajo. Djadjo. Senin (8/10/2018) Djadjo sudah berada di Palu, bergabung dengan tim SAR. Ia menapaki reruntuhan Hotel Roaroa, mengenang tempat teman bertualangnya itu meninggal dunia.

(FAI)

The following two tabs change content below.

admin

Latest posts by admin (see all)

About admin

Check Also

Medali Emas Pertama Asian Games 2018 Diraih Dari Taekwondo

Indonesia meraih emas pertama di Asian Games 2018 dari cabang olahraga taekwondo. Defia Rosmaniar mengalahkan …