Kamis , Oktober 4 2018
Home / Jurnal Masyarakat / Cerita Bergambar Dan Pendidikan Lingkungan Di Tanjung Burung

Cerita Bergambar Dan Pendidikan Lingkungan Di Tanjung Burung

BP, Jakarta — Ahad (15/4/2018) pagi jam 09.30 belasan anak di Desa Tanjung Burung berkumpul untuk mengikuti materi penting yang dilakukan Klub Indonesia Hijau (KIH) Regional 01 Jakarta.

“Acara ini dibuat untuk memacu minat bakat para generasi muda sekitar. Khususnya dalam membuat cerita bergambar untuk kampanye penyelamatan bumi pada umumnya dan penyelamatan kawasan mangrove pada khususnya,” ujar Fadlik Al Iman, Koordinator KIH Jakarta.

Ghofur, Ubay dan lainnya berkumpul di saung bambu yang hampir satu tahun berdiri. Kemudian yang putri mengikuti. 

Acara dibuka dengan cerita, hal tersebut untuk menambah daya imajinasi peserta agar bisa membuat cerita. Dikatakan Roy Nurdin dari Kelompok Stacia Hijau, “Kita harus membuat rencana jangka panjang untuk pendidikan remaja di sini.”

Ditambahkan Fauzan dari Mapala Stacia UMJ, “Kita akan membuat pelatihan untuk para guide serta pelatihan pembuatan film pendek,” ungkap Fauzan.

Acara berlangsung dari jam 09.30 sampai dengan jam 16.00 diselingi istirahat makan siang bersama. Dari hasil kegiatan ini, mereka membagi ke dalam dua kelompok yang mengusung dua tema cerita, kisah Burung Perkutut Panca Warna yang konon menjadi asal nama Tanjung Burung serta kisah Buaya yang hidup di muara Cisadane.

Guntur yang merupakan tokoh dari Remaja Tabur Mangrove berharap bahwa kegiatan ini bisa jadi penyemangat. Bahwa belajar dan berbuat baik bisa dilakukan di mana saja. “Ya, ada kata terlambat dalam menyelamatkan Bumi,” tutupnya. 

(Ghenzii. Remaja Tabur Mangrove)

The following two tabs change content below.

admin

About admin

Check Also

Generasi 80an Berpesta

Generasi 80an Berpesta. Oleh : Geisz Chalifah (alumni SMA 7 Jakarta tahun 1981). Sebuah undangan …